10 Sunnah Puasa Ramadhan yang Pahalanya Berlipat Ganda

09 Feb 2026

Siap 👍 Aku buatkan artikel lengkap, panjang, dan SEO-friendly sesuai judul yang kamu minta.

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan dan ampunan. Pada bulan suci ini, setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya. Selain menjalankan puasa wajib, umat Islam juga dianjurkan untuk mengamalkan berbagai sunnah puasa Ramadhan agar ibadah semakin sempurna dan bernilai tinggi di sisi Allah SWT.

Berikut ini adalah 10 sunnah puasa Ramadhan yang pahalanya berlipat ganda, lengkap dengan penjelasan dan dalilnya.

1. Berniat Puasa di Malam Hari

Niat merupakan syarat sah puasa Ramadhan. Sunnahnya, niat dilakukan pada malam hari sebelum terbit fajar.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa tidak berniat puasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya.”
(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Niat puasa Ramadhan cukup di dalam hati, tidak wajib dilafalkan. Namun, memperbaharui niat setiap malam adalah amalan yang dianjurkan.

Manfaat:

  • Menyempurnakan ibadah puasa

  • Menambah kesadaran dan keikhlasan

2. Makan Sahur

Sahur adalah sunnah yang sangat dianjurkan meskipun hanya dengan seteguk air. Dalam sahur terdapat keberkahan yang besar.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur itu terdapat keberkahan.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Keutamaan sahur:

  • Mendapatkan keberkahan

  • Menguatkan tubuh saat berpuasa

  • Meneladani sunnah Rasulullah ﷺ

3. Mengakhirkan Sahur

Sunnah berikutnya adalah mengakhirkan waktu sahur mendekati waktu subuh, selama tidak melewati batas fajar.

Anas bin Malik r.a. berkata:

“Jarak antara sahur Nabi dan shalat Subuh kira-kira bacaan 50 ayat Al-Qur’an.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Mengakhirkan sahur menunjukkan kemudahan dan kasih sayang Islam kepada umatnya.

4. Menyegerakan Berbuka Puasa

Menyegerakan berbuka puasa saat matahari terbenam adalah sunnah yang dianjurkan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Tips berbuka sunnah:

  • Berbuka dengan kurma

  • Jika tidak ada, dengan air putih

5. Berdoa Saat Berbuka Puasa

Waktu berbuka puasa adalah salah satu waktu mustajab untuk berdoa.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa, pada saat berbuka ada doa yang tidak akan ditolak.”
(HR. Ibnu Majah)

Doa berbuka puasa yang dianjurkan antara lain:

“Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu.”

6. Menjaga Lisan dan Perbuatan

Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari perkataan dan perbuatan buruk.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Jika seseorang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan keji, maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya.”
(HR. Bukhari)

Menjaga akhlak selama puasa akan membuat pahala puasa menjadi sempurna.

7. Memperbanyak Sedekah

Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling dermawan, dan kedermawanannya semakin meningkat di bulan Ramadhan.

Ibnu Abbas r.a. berkata:

“Rasulullah adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan.”
(HR. Bukhari)

Sedekah di bulan Ramadhan memiliki pahala berlipat ganda, terutama memberi makan orang yang berpuasa.

8. Memperbanyak Membaca Al-Qur’an

Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an. Oleh karena itu, membaca dan mentadabburi Al-Qur’an sangat dianjurkan.

Allah SWT berfirman:

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an.”
(QS. Al-Baqarah: 185)

Membaca satu huruf Al-Qur’an bernilai sepuluh kebaikan, dan pahalanya semakin besar di bulan Ramadhan.

9. Melaksanakan Shalat Tarawih

Shalat Tarawih merupakan sunnah muakkadah yang dikerjakan pada malam hari di bulan Ramadhan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa melaksanakan shalat malam di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Shalat Tarawih dapat dilakukan berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah.

10. Memperbanyak I’tikaf dan Amal Kebaikan di 10 Malam Terakhir

Sepuluh malam terakhir Ramadhan memiliki keistimewaan karena di dalamnya terdapat Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Rasulullah ﷺ selalu beri’tikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan untuk memperbanyak ibadah.

Amalan yang dianjurkan:

  • I’tikaf

  • Qiyamul lail

  • Dzikir dan doa

  • Memohon ampunan kepada Allah SWT

Mengamalkan 10 sunnah puasa Ramadhan di atas akan membuat ibadah puasa semakin sempurna dan penuh keberkahan. Dengan mengikuti sunnah Rasulullah ﷺ, kita tidak hanya mendapatkan pahala puasa, tetapi juga pahala tambahan dari setiap amalan sunnah yang dikerjakan.

Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk mengamalkan sunnah-sunnah puasa Ramadhan dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Aamiin.