Mengamalkan Segala Ajaran Yang Dibawa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam: Maksud Dan Pentingnya

12 Apr 2024

 

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, sebagai utusan terakhir Allah SWT, diutus untuk membimbing umat manusia menuju jalan yang lurus dan membawa pesan-pesan ilahi yang membawa rahmat bagi seluruh alam. Konsep "ittiba’" kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam merupakan prinsip fundamental dalam Islam yang menggarisbawahi pentingnya mengikuti dan mengamalkan ajaran yang beliau sampaikan.

Makna Ittiba’

Istilah "ittiba’" dalam bahasa Arab berasal dari kata dasar "taba’a" yang berarti mengikuti atau menelusuri jejak. Dalam konteks Islam, ittiba’ kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam mengacu pada mengikuti dengan penuh kesungguhan segala ajaran, tindakan, dan prinsip yang beliau sampaikan kepada umat manusia. Ini mencakup segala aspek kehidupan mulai dari ibadah, akhlak, muamalah (hubungan sosial), hingga urusan politik.

Mengamalkan Ajaran Rasulullah

Mengamalkan ajaran Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bukan sekadar mengetahui dan memahami sunnah beliau, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ini termasuk mengikuti contoh beliau dalam beribadah seperti shalat, puasa, zakat, dan haji, serta mengikuti ajaran-ajaran moral dan etika yang beliau tunjukkan dalam interaksi sehari-hari.

Pentingnya Ittiba’

  1. Kehidupan yang Berbimbingan: Ittiba’ kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam memberikan pedoman yang jelas bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan mereka. Dengan mengamalkan ajaran-ajaran beliau, umat Islam dapat hidup sesuai dengan petunjuk Allah SWT.

  2. Pemeliharaan Kesatuan Umat: Ittiba’ juga memainkan peran penting dalam memelihara kesatuan umat Islam. Ketika umat Islam mengikuti ajaran yang sama, mereka menjadi satu kesatuan yang kuat, menjauhkan diri dari perpecahan dan pertikaian.

  3. Kesejahteraan Spiritual dan Material: Mengamalkan ajaran Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam membawa kesejahteraan bagi individu dan masyarakat secara keseluruhan. Ajaran Islam mengenai keadilan, kasih sayang, dan persaudaraan membawa kedamaian dan harmoni dalam masyarakat.

  4. Kedekatan dengan Allah SWT: Ittiba’ kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam adalah salah satu bentuk ibadah kepada Allah SWT. Allah SWT telah menyatakan dalam Al-Qur’an bahwa siapa pun yang mengikuti Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, maka ia telah mengikuti petunjuk Allah SWT (Surah An-Nisa: 80).

Penutup

Ittiba’ kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam adalah inti dari keimanan dan praktik Islam. Dengan mengikuti ajaran-ajaran beliau, umat Islam dapat mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu Muslim untuk mendalami dan mengamalkan ajaran Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dalam kehidupan mereka sehari-hari.